Tampilkan postingan dengan label social movement. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label social movement. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Juni 2015

my project for Central Borneo



CENTRAL BORNEO INTEGRATED YOUTH
(CBYouth.org)
ALONE WE CAN DO SO LITTLE, TOGETHER WE CAN DO SO MUCH
Hellen Keller, Saturday Sept 8th 2012
Pemuda merupakan tonggak penerus bangsa, pemuda jugalah yang naninya akan menjadi tonggak kokoh dan tidaknya suatu bangsa. Kalimantan tengah merupakan salah satu daerah yang sedang berkembang baik dari segi ekonomi maupun sumber daya manusia. Sebagai salah satu unsur penopang perkembangan, pemuda memiliki peran yang signifikan. Mereka menjadi agent of change di masyarakat. Kalimantan Tengah sebagai salah satu daerah yang wilayah cukup luas dan kondisi infrastruktur jalan yang kurang memadai sehingga sulit untuk mereka menjalin komunikasi antar pemuda selain menggunakan social media dan telefon.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan pemuda di Kalimantan Tengah agar terintegrasi di dalam satu wadah yang memperkuat keberdaan mereka di tengah tengah persaingan global juga menjadi wadah bagi mereka untuk bertukar pikiran mengenai berbagai hal yang terjadi di Kalimantan Tengah. Mengintegrasikan setiap pemuda dalam satu wadah yang pasti menjadikan hubungan antar pemuda menjadi lebih erat tentunya membuka berbagai peluang yang tidak pernah terfikirkan sebelumnya.
            Konsenstrasi kegiatan ini terpusat pada pembangunan wadah pemuda berupa platform website yang terintegrasi dengan berbagai social media. Focus dari kegiatan ini sendiri berupa penjaringan pemuda-pemuda di Kalimantan Tengah yang berusia 16-30 tahun. Penjaringan ini dimulai dari mereka yang akan lulus dari tingkat sekolah menegah atas di setiap sekolah di Kalimantan Tengah, mahasiswa Kalimantan Tengah yang berada di luar Kalimantan Tengah maupun di Kalimantan tengah, professional yang berasal dari Kalimantan Tengah.
            Proyek ini akan menjadi inspirasi bagi banyak pihak, pertama mereka yang menjadi anggota akan melihat bahwa ternyata di Kalimantan Tengah memiliki banyak orang-orang hebat yang mampu berkiprah hingga mancanegara, kedua bagi daerah lain yang ingin menjadikan proyek ini sebuah percontohan untuk menyatukan pemuda mereka dalam satu wadah.

            Proyek ini layak di danai oleh ICN karena bukan hanya satu titik di provinsi Kalimantan Tengah yang akan ditebar Inspirasi namun seluruh pemuda di Kalimantan Tengah akan merasakan dampaknya. Bukan sebuah proyek ambisius tapi sebuah proyek yang realistis, ketika sudah lepas dari ICN proyek ini akan terus berjalan dengan dukungan dari berbagai pihak yang menjadi partner Kalimantan Tengah Integrated Youth. Problematika pasti akan menghampiri setiap perjalanan sebuah kegiatan, tantangan kedepan yang akan muncul adalah masalah input data yang terkadang orang enggan untuk mengerjakan tapi saya percaya masih banyak anak muda yang mau dan bersedia untuk melakukan yang terbaik untuk Kalimantan Tengah Integrated Youth. Kegiatan-kegiatan bebasis persatuan pemuda di daerah pasti akan muncul setelah terbentuknya Kalimantan Tengah Integrated Youth. Karena disini mereka juga belajar tentang berbagai hal seputar kepemudaan, wawasan dunia kerja, wawasan kampus, wawasan lingkungan, wawasan kebagsaan dan juga wawasan kedaerahaan. Tantangan kedepan akan mudah diselesaikan jika semua mau dan bersedia untuk bekerjasama agar pemuda Kalimantan Tengah terintegrasi satu sama lain. ICN merupakan tonggak lahirnya sebuah gerakan penyatuan pemuda di Kalimantan Tengah untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini. Dan sangat diharapkan jika ICN bersedia memberikan bantuan kepada proyek ini.

hoho, its to exited tell about my dream. yeah I have a dream for Central Borneo and I hope it can inspire all of you who live there. and I have presented it in Indonesia Cultural and Nationalism by student board of Prasetiya Mulya business school.

Kamis, 25 Juni 2015

Youth for Climate Camp

hallo, benar-benar sedang menjadi pemalas dalam menulis. entah sudah berapa puluh draft mangkrak di blog ini. hehehe
kali ini aku mau nulis tentang kegiatan yang membuat aku menyadari dimana minatku sebenarnya. apa ya kira-kira, kalau dilihat judulnya sih pasti berbau iklim gitu ya? jawabanya bukan hanya sekitar masalah iklim tapi juga seputar masalah lingkungan hidup.
awal bulan oktober aku mengetahui info mengenai Youth For Climate Change di twitter and gag lama ternyata mereka buka pendaftaran buat youth for climate camp. hoo exited banget dong buat ikutan ini. gag banyak ekpektasi buat kegiatan ini yang penting nyoba dulu dan kalau lolos itu alhamdulillah. dan......
gue LOLOS horeeee.....
ketemu 150 pemuda dari berbagai penjuru Indonesia itu kebahagian tersendiri lho, salah satu pilah MDGs kan Promoting dan blabla yang intinya ngajak kita buat berjejaring getoooh,...
perjalanan ini gue mulai dari rumah, then mampir ke rumah mantan (dulu pas kegiatan ini masih, pas tulisan ini dilanjut udah jadi mantan) buat minta tolong anter ke stasiun, sekalian aja nitip mobil maksudnya. sebelum ke stasiun janjian sama temen anak undip namanya Wildan (he is becoming my partner here) sama satu lagi namanya Temmy (dia anak Kophi Jateng) tapi rupanya sinyal di Undip mpet-mpetan dan akhirnya sorry Temmy we leave you, because the train can't wait us. di stasiun janjian sama Febri (dia eks PSM Undip lhoo, suaranya cetar abis)tepat pukul 18.30 kereta tawang jaya meluncur ke arah barat, dan sampe di pasar senen pukul 1.30 dini hari, untung aja ada teman-teman dari daerah lain yang juga udah terdampar di st pasar senen. nunggu-nuggu dan nunggu sampe akhrinya gag sadar udah jam 6.30 dan kita siap ke lokasi pemberangkatan di Taman Ismail Marzuki alias TIM. untung aja dari Senen ke TIM cuman satukali naik kopaja kalau ganti gag ngerti deh (bawaanya pada ngeri-ngeri) oh ya Temmy akhirnya sampe juga di pasar senen naik kereta yang mahal gitu, dia barengan Huda (huda ini yang hebring duluan soal tiket ke jakarta).
jam 9 berangkatlah kita ke Bogor, dan pelatihan selama 4 hari...

file:///F:/New%20folder%20(2)/MX/Pictures/yfcc%20JAWA%20TENGAH.jp

Minggu, 19 Januari 2014

PSIKOTEST?

whahaha psikotest ya? serem ya? kebanyakan orang mengaggap bahwa psikotest adalah sebuah hal yang menakutkan sehingga mereka perlu mendapat banyak pelajaran untuk menjawab psikotest. dalam dunia kerja sering kali kita gagal setelah melakukan psikotest. sebenarnya apa sih psikotest ini. untuk yang pengen tahu apa pengertian psikotest bisa lihat disini kali ini gag bakal nulis tentang bagaimana tips dan trik mengerjakan psikotest ini tapi lebih bagaimana kita melihat psikotest sebagai cermin dirikita sendiri.

beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika melamar pekerjaan agar tidak mengalami kesulitan saat melakukan psikotest.
1. kenali dengan baik pekerjaan yang akan kamu ambil, berimajinasilah mengenai pekerjaan tersebut. imajinasi gratis koo jadi gag perlu takut untuk berimajinasi.
2. kenali perusahaan yang akan kamu naungi, ketahuilah dengan baik siapa mereka. kemampuan orang seperti apa yang mereka butuhkan. ini penting karena ketika kita sudah punya bekal pengetahuan yang cukup tentang jenis pekerjaan dan perusahaan yang akan kita nanungi persaan yakin atau tidak yakin untuk masuk ke perusahaan itu akan mudah dirasakan.
3. persiapan diri. setelah yakin dengan perusahaan yang akan dinaungi dan jenis pekerjaan yang sesuai minat jangan melupakan hal ini.
a. nilai selama di bangu sekolah ataupun kuliah. ini menjadi syarat administratif yang pertama untuk bisa ikut psikotest,
b. buatlah cv maupun surat lamaran kerja yang meunjukan kamu benar-benar menyukai dan mengetahui tugas di perusahaan itu. sebagai contoh :

di dalam cv cantumkanlah prestasi maupun kemampuan yang berhubungan dengan jenis pekerjaan yang akan kamu jalani semisal mau daftar jadi bagian admistrasi, tidak perlu mencantumkan kalau kamu pernah jadi bagian keamanan(gag ada hubunganya kan).
menurut mas Retmono(seorang job intreviewed) banyak hal yang orang umumnya lakukan adalah mainstream atau umum banget ketika melakukan psikotest, sebagai contoh membuat surat lamaran bahasa yang digunakan kebanyakan sama atau mungkin malah copypaste dari mbah gooegle ini sudah mengurangi nilai dalam kamu melamar pekerjaan. kenali dan yakinkan dirimu bahwa kamu memang layak menempati posisi itu karena kamu mempunyai skill dan kemauan seperti yang mereka harapkan.
disaat melakukan psikotest secara tertulis lakukan se Enjoy mungkin, gag perlu tegang dan nyelesein semua jawaban karena kebanyakan soal psikotest di desain untuk tidak diselesaikan.

enjoy your psikotest ^_^

Sabtu, 18 Januari 2014

my frist date

2012 akhir adalah waktu dimana aku mulai mengenal gerakan sosial. setelah mendapat hadiah sebuah smartphone dari ayahku aku bisa lebih banyak mengeskplore diri. sebelum kepulangan ku ke kalimantan aku sempata mengikuti kelas Akademi Berbagi Salatiga dan yang datang saat itu adalah foundernya yaitu mbak @pasarsapi dari sinilah aku mendapat pencerahan mengenai volunteering atau kerja sosial. aku langsung berkata pada diriku sendiri kalau ini adalah jawaban atas kegalauanku selama ini. 

bergabung dengan +akademi berbagi  menjadi titik dimana aku belajar mengenai apa itu volunteering, maklumlah aku adalah anak desa yang katrok mengenai issue seperti ini. setelah kepulanganku akhirnya aku memutuskan bergabung menjadi relawan akademi berbagi. ini menjadi titik awal aku berorganisasi. beberapa waktu setelah aku bergabung menjadi volunteer akademi berbagi aku mendapat kesempatan untuk pergi ke 
Bandung dan bertemu dengan teman-teman dari Bandung Creatif City Forum/ BCCF satu tambahan gizi untuk memantapkan hatiku fokus pada volunteering. 


berfikir untuk punya social movement yang aku banget,
bulan mei aku mendapatkan kesempatan untuk belajar konservasi di Segoro Gunung, Gunung Lawu. secara gag sengaja juga aku menemukan twitter salah satu organisasi pecinta alam di jogja dan mereka mengadakan oprec(open recruitmen) kru untuk ditempatkan di desa binaan mereka. dengan embel-embel akan didanai oleh salah satu foundation terbesar di Indonesia tapi nyatanya gagal ditengah jalan karena keogoisan para mereka yang di tingkat atas(organisasi). dalam kegiatan ini aku mendapatkan pelajaran beru mengenai lingkungan dan konservasi yang katanya sudah diakui oleh NGO. aku tidak teralalu tertarik dengan materi yang banyak bicara tapi aku tiba-tiba ingin mengajak anak-anak desa tersebut untuk belajar mengenai konservasi juga.